Dolar Stabil Jelang Jackson Hole

Dolar AS bergerak datar karena pelaku Pasar menunggu pidato Ketua The Fed Jerome Powell di simposium Jackson Hole akhir pekan ini. Fokusnya: sinyal arah suku bunga jelang FOMC 16–17 September. Saat ini, Pasar menilai peluang penurunan 25 bps sekitar 85% dan total pemangkasan ~54 bps hingga akhir tahun, meski data inflasi campuran membuat gambaran kebijakan tidak sederhana.
Dari Selandia Baru, kiwi merosot setelah RBNZ menurunkan suku bunga acuan 25 bps ke 3,0% (sesuai perkiraan) dan mengungkap dewan sempat mempertimbangkan pemotongan 50 bps. Proyeksi batas bawah OCR juga dipangkas ke 2,55% dari 2,85%, sementara TD Securities kini melihat OCR bisa ke 2,5% pada November—mencerminkan sinyal dovish yang lebih kuat.
Mata uang lain bergerak bervariasi: indeks Dolar mendatar di 98,319 (sempat 98,441). Euro melemah ke $1,1636; USD naik tipis ke 0,8078 franc; sedikit melemah ke ¥147,61. Krona Swedia stabil usai Riksbank menahan suku bunga di 2%. Poundsterling sempat menguat setelah inflasi Inggris di atas perkiraan, namun lonjakan jasa banyak dipengaruhi harga tiket pesawat; BoE dinilai lebih mencermati inflasi pangan.
Menjelang risalah The Fed (rapat 29–30 Juli), Pasar menimbang sinyal yang berlawanan: CPI menunjukkan tekanan Tarif yang terbatas, tetapi PPI yang lebih tinggi mengaburkan prospek. Sejumlah analis menilai Powell bisa terdengar lebih hawkish untuk berjaga-jaga. Di kripto, bitcoin bertahan di kisaran $113.897 setelah sempat ke $112.578, sementara ether naik 1,8% ke $4.234.(ayu)
Sumber: newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.