Minyak Siap untuk Kerugian Mingguan Kedua Jelang Keputusan Pasokan OPEC+

Minyak berada di jalur penurunan mingguan kedua menjelang pertemuan OPEC+ mengenai kebijakan produksi yang diperkirakan akan menyebabkan kenaikan pasokan lagi.
Harga Minyak West Texas Intermediate stabil di bawah $61 per barel setelah turun 1,5% pada hari Kamis. Harga Minyak Brent ditutup lebih rendah mendekati $64. Sebuah subkelompok yang dipimpin oleh Arab Saudi akan bertemu pada hari Sabtu untuk memutuskan tingkat produksi bulan Juli, dengan pembicaraan awal minggu lalu membahas peningkatan pasokan ketiga berturut-turut.
Kebangkitan produksi yang terhenti oleh OPEC dan sekutunya dengan kecepatan yang lebih cepat dari perkiraan telah meningkatkan kekhawatiran seputar kelebihan pasokan yang membayangi dan membantu menyeret harga Minyak turun. Kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global karena Tarif dan tindakan pembalasan Presiden Donald Trump juga telah menekan harga. Sementara itu, persediaan Minyak mentah AS menyusut sebesar 2,8 juta barel minggu lalu, yang merupakan jumlah terbesar dalam sekitar dua bulan, menurut data dari Badan Informasi Energi pada hari Kamis. Persediaan bensin juga menurun.
WTI untuk pengiriman bulan Juli sedikit berubah pada $60,86 per barel pada pukul 7:32 pagi di Singapura.
Brent untuk pengiriman bulan Juli, yang berakhir pada hari Jumat, ditutup 1,2% lebih rendah pada $64,15 per barel pada hari Kamis.(ayu)
Sumber: Bloomberg

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.