Emas Bertahan, Pasar Tunggu Arah Suku Bunga AS

Harga emas terpantau stabil pada sesi perdagangan pagi di Asia. Logam mulia ini mendapat dukungan dari prospek penurunan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed), yang biasanya membuat emas lebih menarik karena tidak memberikan imbal hasil bunga.

Analis pasar Global Macro di FOREX.com, Fawad Razaqzada, menyebut bahwa kondisi suku bunga di AS membuka peluang perubahan kebijakan. Menurutnya, dengan suku bunga utama tahunan AS berada di kisaran 2,7%, peluang pemangkasan suku bunga Fed bisa terjadi lebih awal, bahkan pada tahun 2026.

Ia juga menilai prospek jangka pendek emas masih cukup positif. Harga emas saat ini disebut semakin dekat dengan rekor tertinggi yang tercapai pada Oktober lalu, dan jaraknya kini tidak terlalu jauh.

Sementara itu, harga emas spot tercatat relatif tidak banyak bergerak. Pada perdagangan terakhir, emas diperdagangkan di level $4.333,75 per ons, mencerminkan sikap pasar yang masih menunggu arah kebijakan suku bunga selanjutnya.

Sumber: Newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.