DXY Loyo <98: Shutdown & Ekspektasi Fed Cut Tekan Dolar

Indeks Dolar AS (DXY) melemah ke 97,85 pada awal sesi Asia, berada di bawah 98,00 seiring shutdown Pemerintah AS memperpanjang ketidakpastian dan menunda NFP September. Meski begitu, ISM Services PMI dan S&P Global Services PMI (final) masih dijadwalkan rilis Jumat ini. Kebuntuan di Kongres membuat pendanaan belum disepakati; Senat diperkirakan tak bersidang akhir pekan, sehingga kekhawatiran dampak shutdown terus membebani Dolar.
Dari data swasta, ADP melaporkan payroll sektor swasta -32 ribu pada September (Agustus direvisi ke -3 ribu dari +54 ribu), memperkuat narasi pelemahan Pasar kerja dan mendorong taruhan dua kali pemangkasan suku bunga The Fed tahun ini. CME FedWatch menunjukkan Pasar menilai cut 25 bps di Oktober dan ~90% peluang cut tambahan di Desember.
Namun, nada pejabat Fed bisa menahan pelemahan Dolar. Presiden Fed Dallas Lorie Logan menilai pemangkasan bulan lalu adalah “asuransi” terhadap pelemahan tajam Pasar kerja, tetapi menekankan kehati-hatian untuk cut lebih lanjut. Jika komentar hawkish menguat, USD berpeluang rebound dalam jangka pendek meski sentimen makro saat ini masih condong negatif bagi greenback.(ads)
Sumber: newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.