Serangan Israel ke Hamas Picu Lonjakan Harga Minyak

Harga Minyak melanjutkan Penguatan pada hari Selasa (9/9), naik hampir $1, setelah militer Israel menyatakan telah melancarkan serangan terhadap kepemimpinan Hamas di ibu kota Qatar, Doha, dalam eskalasi konflik di kawasan tersebut.
Minyak mentah Brent naik 97 sen, atau 1,5%, menjadi $66,99 per barel pada pukul 13.21 GMT setelah menyentuh level tertinggi sesi di $67,27. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 92 sen, juga 1,5%, menjadi $63,18 setelah mencapai $63,52.
Kedua kontrak tersebut sudah diperdagangkan lebih tinggi, didukung oleh peningkatan produksi Minyak terbaru dari OPEC+ yang lebih kecil dari yang diantisipasi, ekspektasi bahwa Tiongkok akan terus menimbun Minyak, dan kekhawatiran atas potensi sanksi baru terhadap Rusia. (Arl)
Sumber: Reuters

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.