Perak Masih Mepet Level Tertinggi 14 Tahun

Harga Perak bertahan di sekitar US$40,7 per ons hari Rabu (3/9), masih di level paling kuat sejak 2011. Penyebabnya? Banyak banget: masalah fiskal global, tensi dagang yang makin panas lagi, plus drama geopolitik yang bikin investor buru-buru cari aset aman.
Support makin kuat karena Pasar yakin The Fed bakal pangkas suku bunga bulan ini. Bahkan, peluangnya dihitung udah 92% buat cut rate 25 bps.
Situasi makin tegang pasca Presiden China Xi Jinping bilang dunia sekarang di persimpangan antara “damai atau perang”, sementara di sisi lain Donald Trump ngegas di medsos nuduh China lagi konspirasi lawan AS.
Dari sisi industri, Perak juga makin seksi gara-gara booming energi surya di China. Ekspor sel surya mereka meledak lebih dari 70% di paruh pertama tahun ini, dengan India jadi tujuan utama. Jadi, selain jadi aset aman, Perak juga makin laku keras buat kebutuhan energi hijau.(yds)
Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.