Indeks Dolar AS (DXY) kembali menguat untuk hari kedua berturut-turut pada hari Rabu (3 September), mendekati area resistensi kunci di atas 98,65. Namun, tanda-tanda keraguan mulai muncul, ditunjukkan oleh bayangan panjang pada candlestick 4 jam. Saat ini, harga sedang menguji rentang resistensi 98,65–98,85, yang cukup sulit ditembus.
Secara fundamental, kondisi Pasar masih mendukung Dolar karena investor cenderung berhati-hati di tengah aksi jual Obligasi Pemerintah global. Namun, data ekonomi AS yang akan dirilis hari ini diperkirakan akan menunjukkan pelemahan ekonomi lebih lanjut. Jika hasilnya sesuai dengan ekspektasi, fokus Pasar dapat kembali tertuju pada tindakan The Fed dan berpotensi menghambat reli Dolar.
Secara teknikal, DXY telah mencapai puncak kanal menurunnya di 98,60. Upaya untuk menembus level ini terhenti, dengan rintangan berikutnya adalah level tertinggi 27 Agustus (98,75) dan 21 Agustus (98,85). Jika berhasil ditembus, target selanjutnya adalah 99,10, puncaknya pada 5 Agustus.
Namun, indikator teknis mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Relative Strength Index (RSI) 4 jam mulai melemah, meskipun masih berada di wilayah bullish, sementara MACD menunjukkan momentum pelemahan. Jika terjadi koreksi, support terdekat berada di 98,05, diikuti oleh 97,55, sebelum akhirnya menguji support garis tren di sekitar 97,35. (ayu)
Sumber: newsmaker.id
