Harga Minyak Stabil di Sesi US

Harga Minyak mentah dunia bergerak stabil pada hari Senin (18/08) jelang pertemuan penting antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Gedung Putih. Pasar menantikan hasil pembicaraan damai setelah pertemuan Trump-Putin di Alaska pada Jumat lalu gagal menghasilkan kesepakatan konkret.
Harga Brent naik tipis 0,14% ke $65,54 per barel, sementara WTI menguat 0,11% ke $62,87 pada pukul 13.00 GMT. Pekan lalu, Brent turun 1,1% dan WTI terkoreksi 1,7%, mencerminkan ketidakpastian Pasar akibat perkembangan geopolitik.
Investor kini fokus pada kemungkinan dampak pertemuan ini terhadap pasokan global, termasuk potensi pelonggaran sanksi atau justru pengetatan pasokan energi. Trump menyarankan agar Ukraina menyerah terhadap klaim wilayah Krimea dan membatalkan rencana bergabung dengan NATO, yang menandakan sikapnya semakin selaras dengan posisi Moskow.
Sementara itu, penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro menyatakan bahwa pembelian Minyak Rusia oleh India membantu mendanai perang Rusia di Ukraina. Komentar ini memicu kekhawatiran baru terkait aliran pasokan energi global, mendorong sebagian investor melakukan aksi beli di Pasar Minyak.(ayu)
Sumber: newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.