AUD Turun di Tengah Spekulasi Pelonggaran RBA

Dolar Australia (AUD) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Jumat (08/8), setelah menguat selama tiga hari. Pasangan AUD/USD melemah karena para pedagang memperkirakan lebih dari 92% kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh Bank Sentral Australia (RBA) minggu depan, yang akan menurunkan suku bunga tunai menjadi 3,60%.
Kemungkinan pemangkasan suku bunga RBA meningkat seiring inflasi inti yang mereda menjadi 2,7% pada bulan Juni, jauh di bawah target RBA 2-3%, seiring dengan meningkatnya pengangguran dan melambatnya pertumbuhan upah. Mendukung prospek ini, Surplus Perdagangan Australia meningkat menjadi 5.365 juta (month-on-month) pada bulan Juni, melampaui ekspektasi 3.250 juta, sementara ekspor tumbuh sebesar 6,0% (month-on-month), menandakan momentum ekonomi yang berkelanjutan.
Menurut Reuters, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Tiongkok, mitra dagang dekat Australia, bahwa ia dapat mengenakan Tarif lebih lanjut yang serupa dengan pungutan sebesar 25% yang diumumkan sebelumnya terhadap India atas pembelian Minyak Rusia, tergantung pada perkembangan di masa depan.(alg)
Sumber: FXstreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.