Harga Emas Melonjak Saat Dunia Cemas, Dolar Melemah, Konflik Memanas

Harga Emas naik pada hari Kamis (12/6), didorong oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan melemahnya Dolar, sementara data inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve.
Harga Emas spot naik 0,7% menjadi $3.375,06 per ons, pada pukul 03.43 GMT. Harga Emas berjangka AS naik 1,5% menjadi $3.395.
Indeks Dolar AS (.DXY), jatuh ke level terendah hampir dua bulan, membuat Emas batangan yang dihargakan dalam Dolar AS lebih menarik bagi pembeli luar negeri.
Pelemahan indeks Dolar menjadi katalis yang kuat, kata Kelvin Wong, analis Pasar senior, Asia Pasifik di OANDA, seraya menambahkan bahwa “penembusan bullish” dari resistensi $3.346 memicu pembelian teknis. Meningkatnya risiko geopolitik membantu aset safe haven, dengan Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa personel AS dipindahkan dari Timur Tengah karena meningkatnya risiko keamanan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Sementara itu, harga konsumen AS meningkat lebih rendah dari yang diharapkan pada bulan Mei, didorong oleh bensin yang lebih murah, meskipun inflasi dapat meningkat karena Tarif impor. Data tersebut mendorong seruan baru dari Trump untuk pemotongan suku bunga yang signifikan.(mrv)
Sumber : Reuters

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.