Indeks Dolar AS naik ke level tertinggi mingguan

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, memperoleh daya tarik positif untuk hari kedua berturut-turut pada hari Rabu dan bergerak lebih jauh dari level terendah bulanan yang dicapai awal minggu ini.
Momentum tersebut mengangkat indeks ke wilayah 99,80, atau level tertinggi mingguan baru selama sesi Asia, meskipun tampaknya kurang memiliki keyakinan bullish.
Data makro AS yang optimis yang dirilis pada hari Selasa membantu meredakan kekhawatiran resesi, yang pada gilirannya, dipandang sebagai faktor utama yang bertindak sebagai pendorong bagi DXY.
Faktanya, Biro Sensus AS melaporkan bahwa Pesanan Barang Tahan Lama turun sebesar 6,3% pada bulan April, menandai perubahan tajam dari peningkatan 7,6% (direvisi dari 9,2%) pada bulan sebelumnya.
Namun, hasil pembacaan tersebut lebih baik dari ekspektasi Pasar untuk penurunan sebesar 7,9%. Selain itu, pesanan yang tidak termasuk transportasi naik 0,2% selama bulan yang dilaporkan.
Lebih jauh, Indeks Kepercayaan Konsumen AS dari Conference Board bangkit tajam setelah penurunan yang berkepanjangan sejak Desember 2024 dan melonjak ke angka 98 pada bulan Mei.
Ini merupakan peningkatan 12,3 poin dari 85,7 pada bulan April, menandai kenaikan bulanan terbesar dalam empat tahun di tengah prospek ekonomi dan Pasar tenaga kerja yang membaik setelah gencatan senjata perdagangan AS-Tiongkok. Hal ini, pada gilirannya, mengilhami kenaikan USD, meskipun kekhawatiran fiskal AS dan ekspektasi dovish Federal Reserve (Fed) mungkin membatasi kenaikan lebih lanjut.(CP)
Sumber: fxstreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.