Harga Perak Naik seiring Meningkatnya Permintaan Safe-Haven

Harga Perak naik lebih dari 1% hingga mendekati $33 per ons pada hari Kamis (8/5), memulihkan kerugian dari sesi sebelumnya karena investor mencari perlindungan pada aset safe-haven di tengah ketidakpastian ekonomi dan perdagangan yang terus berlanjut.
Pemulihan tersebut menyusul keputusan Federal Reserve pada hari Rabu untuk mempertahankan suku bunga tetap, seperti yang diharapkan. Namun, Ketua Jerome Powell bersikap hati-hati, menyoroti meningkatnya risiko terhadap inflasi dan lapangan kerja, dan menepis kemungkinan pemotongan suku bunga preemptif untuk mengurangi potensi dampak ekonomi dari Tarif baru.
Di bidang perdagangan, Presiden Donald Trump mengumumkan melalui Truth Social bahwa ia akan mengadakan konferensi pers pada hari Kamis untuk mengungkap kesepakatan dengan negara “besar”, yang kabarnya adalah Inggris Raya.
Sementara itu, ia menegaskan kembali bahwa ia tidak akan mencabut Tarif terhadap Tiongkok sebagai prasyarat untuk memulai pembicaraan perdagangan, menjelang negosiasi AS-Tiongkok yang dijadwalkan akhir pekan ini di Swiss. (Arl)
Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.