Harga Perak Turun karena Meredanya Ketegangan Perdagangan

Harga Perak turun lebih dari 1% menuju $32 per ons pada hari Kamis, menandai sesi penurunan ketiga berturut-turut, karena meredanya ketegangan perdagangan global yang melemahkan permintaan untuk aset safe haven. Sentimen berubah setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan potensi perjanjian perdagangan dengan India, Jepang, dan Korea Selatan, dan menyuarakan optimisme tentang kesepakatan dengan Tiongkok. Pada saat yang sama, prospek permintaan industri Perak berada di bawah tekanan di tengah data ekonomi yang lebih lemah dari negara-negara ekonomi utama. Ekonomi AS secara tak terduga berkontraksi sebesar 0,3% secara tahunan pada kuartal pertama—pertumbuhan negatif pertamanya dalam tiga tahun. PMI manufaktur NBS di Tiongkok juga secara tak terduga merosot ke level terendah dalam 16 bulan karena pesanan ekspor anjlok paling dalam sejak 2022.(Cay)
Source: Trading economi

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.