Dolar Menguat karena Pengumuman Tarif Tembaga

Indeks Dolar Bloomberg naik 0,1% pasca Presiden Trump mengatakan ia mungkin menerapkan Tarif impor tembaga dalam beberapa pekan. Pound memperpanjang penurunan setelah data menunjukkan inflasi Inggris melambat secara tak terduga pada bulan Februari.
Indeks Spot Dolar Bloomberg naik 0,1%.
Presiden AS Donald Trump mengindikasikan bahwa pengecualian Tarif akan sulit diperoleh; Trump juga mengatakan ia mungkin menerapkan Tarif impor tembaga dalam beberapa minggu.
Data pesanan barang tahan lama lebih tinggi dari yang diharapkan. Namun, pesanan barang modal nonpertahanan tidak termasuk udara lebih rendah dari perkiraan survei.
Pasangan GBP/USD turun 0,4% menjadi 1,2891; inflasi Inggris secara tak terduga mendingin, memperkuat kasus bagi Bank of England untuk memangkas suku bunga lagi pada bulan Mei.
Pasangan USD/JPY naik 0,5% menjadi 150,72 setelah Kazuo Ueda mengindikasikan ia bermaksud untuk tetap membuka opsinya menjelang pertemuan kebijakan bank berikutnya.
Pasangan EUR/USD sedikit melemah menjadi 1,0787. Pasangan AUD/USD naik 0,1% menjadi 0,6312, memangkas kerugian sebelumnya akibat inflasi Australia yang secara tak terduga menurun pada bulan Februari.(yds)
Sumber: Bloomberg

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.