Minyak Naik karena Kemungkinan Pemulihan Teknis

Harga Minyak mentah WTI berjangka naik mendekati $67 per barel pada hari Kamis(06/03), kemungkinan pemulihan teknis setelah mencapai titik terendah dalam beberapa tahun pada sesi sebelumnya. Sedikit kelegaan muncul ketika seorang pejabat AS menyarankan Presiden Donald Trump akan menghapus Tarif 10% pada impor energi Kanada yang mematuhi perjanjian perdagangan.
Namun, sentimen tetap bearish karena kekhawatiran atas dampak Tarif AS dan keputusan OPEC+ untuk meningkatkan produksi. Tarif dan tindakan pembalasan dapat memperlambat pertumbuhan global dan melemahkan permintaan Minyak. Sementara itu, data EIA menunjukkan persediaan Minyak mentah AS naik lebih dari yang diharapkan, menambah kekhawatiran kelebihan pasokan.
Tanda-tanda melemahnya permintaan Minyak AS juga muncul, dengan impor Minyak mentah melalui air mencapai titik terendah dalam empat tahun pada bulan Februari, didorong oleh lebih sedikit pengiriman Kanada ke Pantai Timur. (Newsmaker23)
Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.