Perak Redup di Bawah Bayang Fed

Perak merosot di bawah $41,5 per ons pada hari Kamis(18/9), melemah untuk sesi ketiga berturut-turut setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga seperempat poin yang telah diprediksi sebelumnya, tetapi mengambil sikap yang lebih hati-hati terhadap pelonggaran lebih lanjut daripada yang diantisipasi Pasar.
The Fed mengisyaratkan dua pemangkasan lagi tahun ini, tetapi hanya satu di tahun 2026, yang meleset dari ekspektasi untuk dua atau tiga pemangkasan tahun depan. Ketua Jerome Powell menggambarkan langkah tersebut sebagai “manajemen risiko” sebagai respons terhadap pelemahan Pasar tenaga kerja, sekaligus menekankan bahwa tidak ada urgensi untuk mempercepat pemangkasan.
Di tempat lain, Bank of Canada juga menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 bps, sementara Bank of England dan Bank of Japan diperkirakan akan mempertahankan kebijakannya minggu ini. Namun, permintaan industri yang kuat dari sektor tenaga surya, kendaraan listrik, dan elektronik, di samping kendala pasokan, terus memberikan dukungan mendasar bagi Perak. (az)
Sumber: Tradingeconomics.com

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.