Minyak Mentah Brent Turun Akibat Kekhawatiran Permintaan

Harga Minyak mentah Brent turun lebih dari $1 per barel pada Senin (28/4) pagi karena kekhawatiran ekonomi akibat perang dagang AS-Tiongkok menekan permintaan.
Harga Minyak mentah Brent berjangka ditutup pada $65,86 per barel, turun $1,01, atau 1,51%. Harga Minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup pada $62,05 per barel, turun 97 sen atau 1,545%.
Harga Minyak mentah Brent naik tipis dalam dua sesi sebelumnya, tetapi berakhir Jumat lalu dengan kerugian mingguan lebih dari 1%.
Sementara perang dagang AS-Tiongkok mendominasi sentimen investor dalam menggerakkan harga Minyak, kata analis John Evans dari pialang PVM, menggantikan pembicaraan nuklir antara AS dan Iran dan perselisihan dalam koalisi OPEC+.
“Sikap wait and see yang muncul dari perundingan AS-Tiongkok ini meninggalkan kesan buruk di benak masyarakat,” kata Gary Cunningham, direktur riset Pasar untuk Tradition Energy. “Jika perundingan berjalan buruk, permintaan Minyak dari Tiongkok bisa turun.” Pasar telah diguncang oleh sinyal yang saling bertentangan dari Presiden AS Donald Trump dan Beijing mengenai kemajuan apa yang telah dicapai untuk meredakan perang dagang yang dapat melemahkan pertumbuhan global. (yds)
Sumber: Reuters

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.