Pound Menguat, Pasar Menanti Data Inggris dan Suku Bunga AS

Poundsterling Inggris (GBP) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) di awal pekan ini, mencatat kenaikan lima hari berturut-turut dan mendekati level 1,3450. Kenaikan ini didorong oleh pelemahan Dolar AS yang dipicu oleh meningkatnya ekspektasi pemotongan suku bunga yang akan segera dilakukan oleh Federal Reserve (The Fed).
Saat ini, Indeks Dolar AS (DXY) turun 0,17% ke sekitar 98,00, mencerminkan menurunnya minat terhadap greenback. Berdasarkan data CME FedWatch, Pasar memperkirakan ada kemungkinan 88% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan September nanti.
Gubernur The Fed, Michelle Bowman, menyatakan bahwa data tenaga kerja yang lemah, seperti laporan Nonfarm Payrolls bulan Juli, mendukung kemungkinan adanya hingga tiga kali pemotongan suku bunga tahun ini. Para pelaku Pasar kini mengalihkan perhatian mereka pada rilis data inflasi AS dan pertumbuhan ekonomi Inggris minggu ini, yang diharapkan dapat memberikan arah baru bagi pergerakan GBP/USD. (ayu)

Sumber: newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.