AUD Melemah Meski Sentimen Konsumen Naik

Dolar Australia (AUD) melanjutkan pelemahannya untuk sesi kedua berturut-turut pada Selasa(19/8). Pasangan AUD/USD melemah meskipun data Kepercayaan Konsumen Westpac menunjukkan perbaikan signifikan, melonjak 5,7% pada Agustus menjadi 98,5, setelah sebelumnya naik 0,6% pada Juli. Tingkat optimisme ini merupakan yang tertinggi sejak Februari 2022, seiring Bank Sentral Australia (RBA) telah memangkas suku bunga total sebesar 75 basis poin sejak Januari.
Matthew Hassan, Kepala Peramalan Makro Australia, mengatakan bahwa periode panjang pesimisme konsumen mungkin akan segera berakhir, meskipun untuk menjaga momentum bisa saja diperlukan pelonggaran tambahan. Namun, ia menekankan bahwa pembuat kebijakan saat ini tidak berada di bawah tekanan mendesak untuk melakukan pemangkasan lebih lanjut.
Pasangan AUD/USD tetap melemah karena Dolar AS (USD) terus menguat di tengah perkembangan geopolitik. Presiden AS Donald Trump dikabarkan mulai mempersiapkan langkah awal untuk pertemuan trilateral antara Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, dan dirinya dalam waktu dekat. Trump juga mengatakan bahwa Putin telah sepakat menerima jaminan keamanan, serta perlunya membahas kemungkinan pertukaran wilayah. (az)
Sumber: FXStreet

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.