Gold Bertahan, Warsh Jadi Penentu

Harga emas bergerak stabil di sekitar US$4.600 per troy ons pada perdagangan Jumat ketika investor menahan posisi menjelang pidato penting Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di Jackson Hole. Spot gold naik tipis 0,1% ke sekitar US$4.603,23, setelah menguat 0,2% pada sesi sebelumnya.

Emas masih berada di jalur mencatat kenaikan bulanan terbesar sejak 1999, dengan penguatan hampir 14% sepanjang Agustus. Reli tajam tersebut kembali mendapat dorongan setelah intervensi mengejutkan Departemen Keuangan AS di pasar obligasi menghidupkan narasi debasement trade, ketika investor mencari perlindungan dari risiko fiskal dan potensi pelemahan dolar.

Fokus utama pasar kini tertuju pada pidato perdana Warsh sebagai Ketua The Fed di Jackson Hole. Investor ingin mengetahui seberapa besar kekhawatiran Warsh terhadap inflasi dan apakah bank sentral perlu kembali menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Ketidakpastian ini menjadi penting bagi emas karena kenaikan suku bunga biasanya meningkatkan opportunity cost memegang aset tanpa imbal hasil.

Perbedaan pandangan di internal Fed juga semakin terlihat. Pada pertemuan Juli, tiga pejabat memilih kenaikan suku bunga 25 basis poin. Sejumlah pejabat di Jackson Hole juga menilai kebijakan saat ini belum cukup menahan perekonomian, sementara Presiden Fed Boston Susan Collins melihat suku bunga sudah berada dalam kondisi mildly restrictive.

Di luar kebijakan moneter, permintaan investasi terhadap emas masih kuat. ETF berbasis bullion yang dipantau Bloomberg menambah lebih dari 28 ton emas pekan lalu, terbesar sejak Januari, kemudian kembali mencatat tambahan sekitar 20 ton sepanjang pekan ini. Pembelian bank sentral juga terus menjadi penopang struktural harga emas.

Analisis Newsmaker: gold masih memiliki bias bullish, tetapi posisi mendekati US$4.600 setelah reli hampir 14% membuat pasar sangat sensitif terhadap komentar Warsh. Nada hawkish yang membuka peluang rate hike dapat memperkuat dolar dan yield serta menekan emas kembali ke area US$4.550–US$4.500. Sebaliknya, jika Warsh tidak memberi sinyal pengetatan yang jelas, pelemahan dolar dapat membuka peluang gold kembali mengejar US$4.650 hingga US$4.700.

Sumber: Newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.