Emas Nempel Rekor $4.300, Malam Ini Bisa Jadi Penentuan

Harga emas masih “ngambang” dekat rekor tertinggi di kisaran $4.300 per ons pada Selasa. Pasar terlihat menahan langkah, karena semua mata tertuju pada rilis data penting AS malam ini.

Pemicu utamanya adalah laporan tenaga kerja AS (Nonfarm Payrolls/NFP) yang akan keluar hari ini. Data ini sering jadi penentu arah dolar dan ekspektasi suku bunga—dua hal yang sangat berpengaruh ke emas.

Selain NFP, pasar juga menunggu data Retail Sales dan indikator awal aktivitas manufaktur (PMI awal). Satu paket data ini bisa mengubah cara pasar membaca kekuatan ekonomi AS.

Lalu ada satu “bom” lain yang juga ditunggu: data inflasi November yang dijadwalkan rilis Kamis. Angka inflasi biasanya jadi bahan utama Fed menentukan apakah harus menahan atau menurunkan suku bunga.

Saat ini, pasar mematok peluang 75,6% bahwa The Fed akan menahan suku bunga pada rapat Januari. Meski begitu, sebagian pelaku pasar masih berharap dua kali pemangkasan suku bunga tahun depan—dan itu biasanya jadi angin segar buat emas.

Namun, ada faktor yang menahan emas naik lebih jauh: harapan kesepakatan damai Rusia–Ukraina. Presiden AS Donald Trump menyebut pada Senin bahwa akhir konflik itu “lebih dekat dari sebelumnya”, dan kalau tensi geopolitik mereda, permintaan aset aman seperti emas bisa ikut berkurang.

Source: Newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.