Perak Melemah Dipicu Penguatan Dolar

Harga Perak merosot menuju $37 per ons pada Rabu (20/8), menyentuh level terendah dalam lebih dari dua pekan seiring Dolar menguat menjelang rangkaian agenda penting Federal Reserve.
Investor menanti rilis risalah rapat The Fed bulan Juli, yang akan dicermati ketat setelah pertemuan tersebut mencatat dissent kebijakan pertama sejak 1993. Gubernur Fed Christopher Waller dan Michelle Bowman mendukung pemangkasan suku bunga seperempat poin ketimbang menahan suku bunga tidak berubah, menyoroti perbedaan pandangan di dalam komite.
Fokus selanjutnya beralih ke pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell di simposium Jackson Hole, dengan Pasar mengamati apakah ia akan meredam ekspektasi pelonggaran.
Para trader saat ini menilai probabilitas 85% untuk pemangkasan suku bunga pada September dan mematok sekitar 54 basis poin penurunan hingga akhir tahun.
Menambah nada bearish, meredanya risiko geopolitik terkait negosiasi damai Ukraina dan meredupnya kekhawatiran perang dagang global turut menekan permintaan aset safe haven untuk logam mulia.(yds)
Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.