Harga emas tetap stabil pada hari Kamis setelah melonjak sekitar 2% pada hari Rabu, di tengah kondisi perdagangan Asia yang tipis karena sebagian besar pasar tutup untuk liburan Tahun Baru Imlek. Perhatian pelaku pasar kini beralih ke langkah selanjutnya Federal Reserve (Fed) terkait suku bunga.
Emas batangan diperdagangkan sekitar $4.970 per ons, setelah aksi beli saat harga turun aktif pada sesi sebelumnya menyusul penurunan selama dua hari berturut-turut. Pergerakan harga juga tetap bergejolak sejak guncangan besar di awal bulan, yang menurunkan harga emas dari rekor tertinggi di atas $5.595.
Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh risalah rapat Fed (27-28 Januari), yang menunjukkan para pejabat bank sentral tampak lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Dinamika ini berpotensi meningkatkan ketegangan kebijakan, mengingat Donald Trump sering mendorong biaya pinjaman yang lebih rendah—yang biasanya merupakan faktor positif bagi emas karena tidak menghasilkan bunga.
Sementara itu, dolar AS tetap stabil setelah data ekonomi mengkonfirmasi aktivitas yang tangguh di Amerika Serikat. Produksi industri meningkat paling banyak dalam hampir setahun, dan pesanan barang modal inti meningkat lebih dari yang diperkirakan, menyebabkan Indeks Dolar Bloomberg menguat sekitar 0,5% pada hari Rabu dan mempertahankan kenaikan tersebut pada Kamis pagi.
Meskipun dolar cenderung menjadi penghambat jangka pendek, beberapa bank global percaya emas masih memiliki potensi untuk melanjutkan tren kenaikannya. Mereka menyoroti faktor pendukung jangka menengah yang kuat, seperti kekhawatiran tentang independensi Fed, tren diversifikasi investor dari mata uang/obligasi, dan meningkatnya ketegangan geopolitik yang telah meningkatkan daya tarik aset safe-haven.
Pasar juga memantau perkembangan di Timur Tengah, di mana pembicaraan nuklir AS-Iran sejauh ini gagal menghasilkan terobosan. Setelah negosiasi di Jenewa, pejabat AS mengatakan Iran akan kembali dengan proposal terperinci dalam waktu dua minggu, sementara laporan media AS menunjukkan potensi operasi militer—jika terjadi—dapat berlangsung selama beberapa minggu. Dalam perdagangan baru-baru ini, harga emas spot turun tipis 0,1% menjadi sekitar $4.971, sementara perak naik tipis, platinum sedikit melemah, dan paladium menguat.
Sumber: Newsmaker.id
